Selasa, 06 Desember 2016

Bagaimana Mengungkapkan Sayang Pada Buah Hati Kita

Assalamu'alaikum bunda..bagaimana kabar bunda? semoga saja semua dalam keadaan baik ya bunda. Ketemu lagi nih dengan saya bunda endah, dimana pada kesempatan kali ini saya bermaksud memberikan pandangan atau sekedar sharing tentang dunia parenting. Ya kalau dipikir - pikir saya juga masih dalam taraf belajar siih. Hanya saja dari pengalaman dan  pandangan saya ada beberapa hal yang selalu ingin saya bagi bersama bunda.

Menurut saya peran kita dalam rumah sangatlah menyenangkan, menantang, menggelikan, atau bahkan kadang menyedihkan. Ibu rumah tangga menurutku adalah sebuah predikat yang begitu kompleks, mengapa??? karena disamping kesibukan kita mengurus si buah hati, mengurus suami, ee ternyata ibu rumah tangga juga masih bisa berperan aktif dalam hal apa saja. Namun, dalam hal ini bukan itu yang ingin saya sampaikan akan tetapi banyaknya waktu yang kita habiskan bersama sikecil itulah yang menurut saya gak akan pernah ada habisnya. untuk dibagi. Sungguh sangat bersyukurlah kita bunda jika kita masih bisa meluangkan waktu bersama sikecil. Mengapa??? karena waktu tak akan terulang, dan kelucuan itu hanya sesaat saja. Seiring dengan berjalannya waktu sikecil akan tumbuh besar dan jeritannya, cerita polosnya, ucapan cadelnya kelak akan kita rindukan.

Bunda, rasanya pas banget demi menyambut hari Ibu yang di peringati setiap tanggal 22 Desember, sudahkan kita merenungkan gelar kita sebagai "Ibu"? Aduuh bunda endah ini ada - ada saja, ngapain juga direnungkan, namanya ibu ya sudah ibu. Hmmn, tapi rasanya tidak bunda, yang namanya ibu juga manusia biasa yang juga bisa atau bahkan mungkin banyak kesalahan. Kadangkala kita marah, memukul, mencubit, atau dengan bentakan yang bisa membuat buah hati kita luka dan sedih. Kadangkala kita merasa paling benar.

Ada beberapa kisah yang ingin saya bagi mungkin itu bisa kita tarik pelajaran tentangnya. Ada seorang ibu yang sangat lemah lembut, halus tutur katanya, selalu menuruti apa yang sikecil minta, sampai - sampai dalam pandangan saya tak pernah sedikitpun sikecil itu merasa bersalah saat dia melakukan kesalahan. Artinya begini bunda, saat sikecil menangis meraung raung disebuah toko meminta mainan ayah bundanya selalu menuruti, ketika sikecil mengganggu teman sebayanya, ayah bundanya pun membelanya, Justru teman sebayanya itu yang dinasehati ini dan itu. Akhirnya secara tidak langsung dengan kebiasaan seperti itu terbentuklah karakter yang keras dan menang sendiri. Dalam beberapa hal mungkin ayah bundanya menganggap itu hal biasa dan tidak jadi masalah, Namun beberapa waktu kedepan dia akan menyadari kesalahan ini. Dan ketika kesadaran akan kesalahan itu sikecil sudah agak besar atau remaja tentu susah untuk membenahinya. 

Cerita lain ada juga seorang ibu yang sangat jijik dengan kotoran anaknya. Ah masa sih ada ibu yang seperti itu? oow..jangan salah ada juga lo ibu yang begitu, dia bener - bener gak mau bersihin kotoran anaknya, Dan dia sangat tidak suka menemui keadaan jika sikecil pub. Nah, dengan keadaan seperti itu sikecil terus terusan dipakaikan diapers meskipun usianya sudah cukup untuk belajar lepas diapers. Bahkan ada keadaan yang pernah saya temui ketika sikecil diare, bundanya enggan menyuapi khawatir sikecil langsung pub. Aduuuh, miris gaak sih dengan keadaan seperti itu?? 

Jadi, dari sekelumit kisah nyata diatas itulah yang membuat saya berpikir, ibu macam apakah kita?? sudahkah kita instrospeksi diri. Sudah benarkah ungkapan sayang kita? Sudah benarkah sikap kita? Berawal dari sanalah saya pribadi ingin mengajak bunda semua untuk merenungkan setiap hal yang kita lakukan. Setiap tanggal 22 Desember adalah ada peringatan besar untuk seorang ibu, dan itulah momentum yang sangat tepat untuk kita melihat pada diri kita, menilik hati nurani kita 'Ibu macam apakah kita?' Tak akan pernah rendah seseorang yang meminta maaf, begitu pula seorang ibu. Mari kita peluk erat sikecil, pandang matanya yang bening tanpa dosa dan katakan "Bunda minta maaf sayang", kemudian terus berusaha benahi diri. Karena sejatinya hidup adalah belajar.

Demikian sedikit yang ingin saya bagi semoga bermanfaat ya bun say...trimakasih.

Rabu, 16 November 2016

Membuat Anak Percaya Diri

Sebagai ibu muda yang masih minim sekali pengalaman saya masih terus belajar bagaimana membuat si buah hati tampil percaya diri, baik dalam berkomunikasi dengan orang lain, berinteraksi dengan teman atau bahkan jika mungkin ada situasi yang mengharuskan dia tampil di depan publik. Sobat mungkin pernah merasakan seperti saya, ketika kita sudah merasa bangga si kecil naik diatas pentas ee ternyata si kecil kebingungan toleh kanan, toleh kiri, sikut sikutan dengan temannya dan akhirnya waktu habis mereka diperbolehkan turun. Yaaah, kecewa deh, karena harapan kita adalah melihat sikecil tampil dengan lucunya. Itulah sekelumit cerita yang pernah saya alami. Yang akhirnya membuka wawasan saya, oo ternyata anak saya kurang percaya diri, demam panggung lebih tepatnya.

Sejak itu timbul pemikiran untuk selalu support dia tampil dalam acara apapun, entah itu lomba tulis, lomba puisi, atau bahkan lomba agustusan. Selalu berusaha menjadi supporter terdepan. Kasih tepukan, sorakan paling ramai, saya lupakan rasa malu sejenak yang penting sikecil semangat itulah yang ada dipikiran saya kala itu. Sekalipun sikecil tidak mendapatkan juara, namun pelukan hangat tetap saya berikan, pujian dengan ciuman penuh kasih sayang. Itu adalah sebagian langkah awal untuk membuat si kecil percaya diri. 

Langkah kedua, saya selalu kasih pujian saat si kecil berani tampil. Pujian adalah sesuatu yang paling menggembirakan untuk buah hati kita, dia akan merasa bahwa ayah bundanya sangat perhatian terhadapnya. Perasaan menenangkan saat dia mengahadapi dirinya melawan rasa groginya.

Langkah ketiga, adalah jangan membandingkan. Bunda, setiap anak mempunyai keistimewaan tersendiri. Karena itu sebisa mungkin hindari kata - kata yang membandingkan antara satu anak dengan yang lainnya. Setiap anak pasti akan merasakan ketidaknyamanan jika dibandingkan dengan teman sebayanya atau bahkan mungkin dengan sodaranya. Biarkan dia tumbuh menjadi pribadinya sendiri.

Langkah keempat, Jangan menakut - nakuti. Kadang kala kita sebagai orang tua sering tidak sadar akan ucapan kita, misal 'adik, jangan kesana ada orang gila' pernyataan seperti itulah yang nantinya akan terus terekam dalam memori si kecil bahwa oranng gila itu berbahaya, bahwa orang gila itu menyeramkam dan lain sebagainya.

Langkah kelima, Biarkan dia berekspresi. Membiarkan sikecil ingin tau apa saja juga merupakan support atau dukungan untuk dia mengolah pikirannya, akan tetapi dalam hal ini kita sebagai bunda tidak bisa melepaskan begitu saja dan membiarkan rasa ingin tahunya tidak terkendali, kita juga harus mendampingi sehingga kita bisa mengarahkan jika suatu hal yang ingin dia tahu ternyata berbahaya. Dan saat itulah kita menegurnya, memberi penjelasan yang baik. Dengan alasan yang bisa dia terima. Dan jangan sekali - kali kita memarahi anak tanpa alasan yang jelas. Itu sebabnya akan membingungkan anak dan timbul rasa khawatir saat dia akan melangkah lain waktu.

Langkah terakhir, yang mungki juga akan sangat mempengaruhi perkembangan mental si kecil adalah rela bermain dengan anak. Setiap anak ingin merasakan ikatan yang kuat dengan orang tuanya. Bermain dengan anak saat dia kecil adalah momen yang akan cepat hilang. Maka, bunda sempatkanlah berlari - larian, basah - basahan dengan tembak air, atau apa saja mainan yang bisa dilakukan bersama. Selain hal itu aka menjadi rekaman yang manis dalam memori anak, itu juga akan menciptakan bounding yang akuat antara orang tua dan anak. itulah yang nanti menjadi bekal dia melangkah kedepan.

Sedikit uraian diatas kiranya dapat membantu ayah bunda muda dalam tumbuh kembang buah hatinya. Karena pribadi - pribadi yang kuat lahir dari ayah bunda yang kuat dalam keluarga yang sehat. Dalam hal ini tugas mendidik anak adalah tugas bersama antara ayah bunda. Semoga bermanfaat.

Minggu, 30 Oktober 2016

Jika Hilang Kepercayaan

Saat ini kehidupan sudah terlalu bebas, sangat sulitlah bagi kita untuk mencoba menemukan cinta sejati. Dan itu artinya harga keperawanan sangatlah mahal. Hampir sebagian perempuan saat ini rela memberikan sesuatu yang sangat berharga tersebut untuk kekasihnya atau hanya untuk alasan tertentu. Namun, bukan berarti bahwa kita mendukung hubungan bebas, 'Tidak'. Kita sama sekali tidak mendukung hubungan bebas.

Selayaknya kita sebagai mahluk Allah yang bernama manusia, kita adalah tempat dari segala khilaf dan dosa. Oleh sebab itulah allah sangat membuka pintu maaf kepada semua hambanya, asalkan dia mau benar - benar bertobat dan tidak lagi melakukan kesalahan yang sama.

Jika sudah demikian masih adakah alasan kita untuk menanyakan masalah keperawanan. Haruskah pecahnya selaput dara itu menjadi tanda dalam menjalin suatu hubungan? Jika 'iya' lalu bagaimana dengan mereka yang tidak memiliki itu, entah karena alasan telah direnggut kekasih sebelumnya, ato karena terjatuh, ato karena hal lain yang menyebabkan seorang wanita kehilangan selaput daranya. Dia juga tetaplah bernama manusia seperti kita, juga punya hati, rasa dan jiwa. Maka bukan alasan bagi kaum pria untuk tidak menerimanya. Jadi jika sudah hilang kepercayaan ada beberapa hal yang bisa kita perbuat untuk mengembalikan kepercayaan tersebut.

Pertama, meminta maaf.
Setiap orang butuh waktu untuk menerima keadaan yang menurutnya mengecewakan dirinya. Dengan meminta maaf akan bisa mengurangi kekecewaan tersebut atau bahkan bisa menghapusnya.

Kedua, jangan mengulang kesalahan yang sama. Kesalahan yang sama ibarat kebodohan. Sedangkan Allah telah memberikan kita akal pikiran. Untaian kata 'maaf' seolah tak berarti lagi, Jika kesalahan yang sama masih juga terulang lagi.

Ketiga, memperbaiki diri. Artinya setelah semua yang telah dilalui, masalah berat dan menghimpit terlewati, jangan lupa untuk terus bersyukur karena sesungguhnya Allah masih memberikan kesempatan pada kita untuk memperbaiki diri. Karena sejatinya hidup kita adalah milik Allah.

Semoga dengan begitu kepercayaan kembali kita dapatkan. Terimakasih semoga bermanfaat.

Sabtu, 29 Oktober 2016

10 Peluang Bisnis untuk Ibu Rumah Tangga


Menjadi seorang ibu rumah tangga dan tinggal di rumah sepanjang hari bukan berarti membuat Anda harus berhenti bekerja serta tidak memiliki penghasilan sendiri. Ada banyak jenis pekerjaan yang dapat Anda lakukan di rumah di sela-sela waktu Anda mengurus keluarga. Sebagian besar orang mungkin memandang hal ini hanya sebagai sampingan untuk menghilangkan kejenuhan dan menyalurkan hobi saja, namun jangan salah, bekerja sendiri di rumah juga dapat membuat Anda memiliki banyak penghasilan dan bahkan mungkin jauh lebih besar dari yang Anda harapkan.
Meski bekerja di rumah terdengar sangat sepele dan sedikit terlihat tidak serius sebagaimana bekerja di kantor, namun Anda jangan pernah melihat hal tersebut sebagai suatu hal yang dapat dilakukan dengan bermain-main karena di sini Anda akan bekerja dengan mengandalkan kemampuan dan bakat yang Anda miliki sendiri. Anda juga harus mampu mengelola sendiri segala kepentingan dan keberlangsungan pekerjaan yang akan Anda lakukan.
Banyak bisnis yang dapat jalankan di rumah dan Anda jadikan sebagai pilihan untuk menghasilkan pendapatan yang besar. Pastikan Anda memilih jenis bisnis yang sesuai dengan kemampuan dan minat yang Anda miliki, karena hal ini akan sangat mempengaruhi keberhasilan dari bisnis itu sendiri.
Berikut ini adalah 10 peluang bisnis yang dapat Anda jadikan sebagai pilihan bisnis rumahan yang menguntungkan:

1. Menjadi Penulis Lepas

Memiliki bakat menulis dan yang paling penting adalah memiliki minat di bidang tulis menulis, karena tidak mungkin mengembangkan bakat Anda menjadi sebuah sumber uang bila tidak memiliki minat untuk mengembangkannya.
Menulis akan memberi Anda banyak peluang untuk menghasilkan uang. Anda dapat memulainya dengan bekerja freelance sebagai penulis di berbagai media. Ada banyak situs marketplace yang menawarkan pekerjaan di bidang menulis dan Anda hanya perlu waktu yang singkat untuk mendapatkan pekerjaan di sana.      
Bila memang Anda benar-benar memiliki bakat dan keinginan yang kuat di bidang menulis, maka tidak ada salahnya Anda terjun ke dunia sastra yang memungkinkan Anda untuk menghasilkan karya-karya sastra berupa novel, cerpen, dan bahkan puisi. Jangan anggap remeh pekerjaan di bidang ini, karena bila karya Anda ternyata bisa diterima pasar dengan baik, maka Anda juga akan menghasilkan pundi-pundi uang yang lumayan melalui pembayaran royalti.

2. Memulai Bisnis Tanaman

Senang berkebun dan memiliki keterampilan khusus dalam merawat tanaman juga dapat Anda jadikan sebagai peluang untuk mendapatkan penghasilan. Anda dapat mengembangkan bisnis tanaman Anda dengan cara melakukan pembibitan tanaman bunga dan obat-obatan di sekitar pekarangan rumah.
Anda dapat memasarkannya dengan mudah kepada para tetangga, kenalan dan teman-teman anda. Sebagai alternatif lain, Anda juga dapat memanfaatkan internet sebagai sarana pemasaran bagi bisnis yang Anda kerjakan ini dan pembeli dengan mudah akan dapat menghubungi Anda setiap saat melalui email/ telepon. Sebagai alternatif pemasaran lainnya, Anda juga dapat memanfaatkan acara pameran tanaman hias yang banyak digelar. Selain memasarkan tanaman Anda, di sana Anda juga dapat berinteraksi dengan pelaku bisnis tanaman lainnya dan menambah pengetahuan Anda di bidang tanaman itu sendiri.

3. Membuka Jasa Katering

Membuka jasa katering juga dapat Anda jadikan sebagai bisnis rumahan, terutama bagi Anda yang memiliki hobi memasak. Anda dapat memulainya dengan cara menerima pesanan dari orang-orang terdekat Anda, seperti: kerabat, teman dan kenalan Anda.
Anda juga dapat menerima katering dari kantor-kantor yang pada umumnya akan bersifat kerja sama jangka panjang dan rutin selama sepekan. Hal ini bahkan bisa Anda tekuni sebagai sebuah bisnis besar yang akan membutuhkan jasa tambahan di dalam pelaksanaannya. Jadi jangan kaget bila suatu hari harus merekrut beberapa tenaga tambahan di dalam menjalankan bisnis katering anda.

4. Membuat Berbagai Kerajinan Tangan

Senang merajut, merangkai bunga dan membuat kerajinan tangan lainnya? Maka Anda dapat memanfaatkannya sebagai lahan bisnis rumahan yang menghasilkan. Selain keahlian yang telah Anda miliki sebelumnya, Anda juga dapat dengan mudah mempelajari dan mengembangkan bakat melalui informasi internet yang mudah didapatkan.
Jaringan internet membuat segala sesuatunya menjadi lebih mudah dilakukan, salah satunya adalah di bidang pemasaran, jadi jangan khawatir akan pemasaran hasil kerajianan anda. Ada banyak jenis kerajinan yang dapat dibuat dan mudah Anda pasarkan melalui berbagai sosial media milik Anda.
Bila Anda pintar dan mampu mencari peluang, maka ada kemungkinan Anda dapat menjadikan bisnis kerajinan tangan ini sebagai sebuah bisnis berskala besar, kuncinya adalah Anda harus memiliki keunikan dan kualitas yang baik di dalam setiap hasil kerajinan tangan yang Anda buat.

5. Menjalankan Bisnis Online

Ini adalah bisnis yang bisa Anda jalankan dengan cara instan tanpa membutuhkan produk yang Anda hasilkan. Anda cukup jadi seorang reseller bagi banyak produk-produk yang dipasarkan melalui sosial media dan Anda akan mendapatkan komisi dari setiap prduk yang berhasil Anda jual, mudah bukan?
Bila memiliki keterampilan di bidang pemasaran internet atau sosial media, maka tidak ada salahnya Anda membuat toko online sendiri dan mengelolanya secara profesional. Hal ini tentu akan lebih menguntungkan.

6. Menerima Order Jahitan

Menjahit merupakan keterampilan khusus yang tidak semua orang memilikinya dan Anda cukup beruntung bila ternyata memiliki kemampuan di bidang tersebut. Anda bisa mendapatkan penghasilan dengan cara menerima jahitan dari orang-orang di sekitar rumah Anda, bahkan dari teman-teman dan kerabat Anda juga.
Banyak orang mungkin tidak melihat ini sebagai sebuah peluang bisnis yang cukup bagus dan menjanjikan, namun jangan salah, bila bisnis ini dilakoni dengan serius maka pasti akan menghasilkan karena ongkos jahit sepotong baju tidaklah murah.
Anda bahkan berpeluang untuk memiliki penghasilan yang sangat besar bila ternyata Anda memiliki kemampuan khusus untuk menjahit baju-baju pesta seperti kebaya dan pakaian adat lainnya, karena ongkos jahit baju-baju tersebut cukup mahal dan menjanjikan.

7. Membuka Tempat Les

Senang mengajar dan memiliki kemampuan akademik yang baik di bidang mata pelajaran tertentu, maka Anda bisa membuka sebuah tempat les bagi anak-anak sekolah di sekitar rumah.
Ini adalah sebuah pekerjaan yang memang butuh kemampuan yang sangat baik, karena itu pastikan Anda memiliki kemampuan akademik dan keyakinan yang kuat untuk menjalankan bisnis ini.
Bila ternyata bisnis yang Anda jalankan memiliki banyak peminat, maka tidak ada salahnya Anda membukanya dalam ukuran besar dengan cara merekrut tenaga pengajar yang kompeten dan profesional.

8. Membuat Kue atau Makanan Kering

Ini merupakan pilihan bisnis lain bagi Anda yang memiliki hobi memasak. Ada banyak jenis kue dan panganan yang bisa Anda buat dan pasarkan dengan mudah.
Anda dapat membuat berbagai macam kue dan panganan yang disukai anak kecil dan memasarkannya dengan cara titip bagi hasil di kantin-kantin sekolah. Anda juga dapat memasarkan hasil buatan sendiri ke supermarket dan warung-warung yang berada di sekitar tempat tinggal.

9. Membuka Usaha Spa Rumahan

Memiliki perhatian khusus terhadap perawatan tubuh dan juga memiliki kemampuan di dalam melakukan pelayanan spa, maka tidak ada salahnya Anda membuka peluang bisnis dari hal tersebut.
Tidak perlu besar dan mewah, Anda dapat membuat sebuah perawatan atau spa rumahan yang unik dan dengan harga lebih terjangkau dari salon-salon kecantikan di sekitar rumah. Hal ini tentu akan menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelanggan.
Pilih sebuah konsep yang unik bagi spa rumahan Anda, misalnya: spa dengan bahan-bahan yang terbuat dari buah-buahan lokal yang segar, spa dengan satu bahan tertentu saja (greentea atau kopi)

10. Menjadi Penerjemah Online

Bagi Anda yang memiliki kemampuan baik dalam berbahasa asing, maka Anda akan memiliki peluang bisnis di bidang penerjemah, terutama bagi Anda yang memiliki kemampuan di bahasa yang jarang dikuasai oleh banyak orang, contohnya: bahasa Rusia, bahasa Turki, bahasa Swedia dan yang lainnya. Anda dapat melakukannya secara online melalui marketplace yang dengan mudah dapat Anda temukan melalui jaringan internet.