Assalamu'alaikum bunda..bagaimana kabar bunda? semoga saja semua dalam keadaan baik ya bunda. Ketemu lagi nih dengan saya bunda endah, dimana pada kesempatan kali ini saya bermaksud memberikan pandangan atau sekedar sharing tentang dunia parenting. Ya kalau dipikir - pikir saya juga masih dalam taraf belajar siih. Hanya saja dari pengalaman dan pandangan saya ada beberapa hal yang selalu ingin saya bagi bersama bunda.
Menurut saya peran kita dalam rumah sangatlah menyenangkan, menantang, menggelikan, atau bahkan kadang menyedihkan. Ibu rumah tangga menurutku adalah sebuah predikat yang begitu kompleks, mengapa??? karena disamping kesibukan kita mengurus si buah hati, mengurus suami, ee ternyata ibu rumah tangga juga masih bisa berperan aktif dalam hal apa saja. Namun, dalam hal ini bukan itu yang ingin saya sampaikan akan tetapi banyaknya waktu yang kita habiskan bersama sikecil itulah yang menurut saya gak akan pernah ada habisnya. untuk dibagi. Sungguh sangat bersyukurlah kita bunda jika kita masih bisa meluangkan waktu bersama sikecil. Mengapa??? karena waktu tak akan terulang, dan kelucuan itu hanya sesaat saja. Seiring dengan berjalannya waktu sikecil akan tumbuh besar dan jeritannya, cerita polosnya, ucapan cadelnya kelak akan kita rindukan.
Bunda, rasanya pas banget demi menyambut hari Ibu yang di peringati setiap tanggal 22 Desember, sudahkan kita merenungkan gelar kita sebagai "Ibu"? Aduuh bunda endah ini ada - ada saja, ngapain juga direnungkan, namanya ibu ya sudah ibu. Hmmn, tapi rasanya tidak bunda, yang namanya ibu juga manusia biasa yang juga bisa atau bahkan mungkin banyak kesalahan. Kadangkala kita marah, memukul, mencubit, atau dengan bentakan yang bisa membuat buah hati kita luka dan sedih. Kadangkala kita merasa paling benar.
Ada beberapa kisah yang ingin saya bagi mungkin itu bisa kita tarik pelajaran tentangnya. Ada seorang ibu yang sangat lemah lembut, halus tutur katanya, selalu menuruti apa yang sikecil minta, sampai - sampai dalam pandangan saya tak pernah sedikitpun sikecil itu merasa bersalah saat dia melakukan kesalahan. Artinya begini bunda, saat sikecil menangis meraung raung disebuah toko meminta mainan ayah bundanya selalu menuruti, ketika sikecil mengganggu teman sebayanya, ayah bundanya pun membelanya, Justru teman sebayanya itu yang dinasehati ini dan itu. Akhirnya secara tidak langsung dengan kebiasaan seperti itu terbentuklah karakter yang keras dan menang sendiri. Dalam beberapa hal mungkin ayah bundanya menganggap itu hal biasa dan tidak jadi masalah, Namun beberapa waktu kedepan dia akan menyadari kesalahan ini. Dan ketika kesadaran akan kesalahan itu sikecil sudah agak besar atau remaja tentu susah untuk membenahinya.
Cerita lain ada juga seorang ibu yang sangat jijik dengan kotoran anaknya. Ah masa sih ada ibu yang seperti itu? oow..jangan salah ada juga lo ibu yang begitu, dia bener - bener gak mau bersihin kotoran anaknya, Dan dia sangat tidak suka menemui keadaan jika sikecil pub. Nah, dengan keadaan seperti itu sikecil terus terusan dipakaikan diapers meskipun usianya sudah cukup untuk belajar lepas diapers. Bahkan ada keadaan yang pernah saya temui ketika sikecil diare, bundanya enggan menyuapi khawatir sikecil langsung pub. Aduuuh, miris gaak sih dengan keadaan seperti itu??
Jadi, dari sekelumit kisah nyata diatas itulah yang membuat saya berpikir, ibu macam apakah kita?? sudahkah kita instrospeksi diri. Sudah benarkah ungkapan sayang kita? Sudah benarkah sikap kita? Berawal dari sanalah saya pribadi ingin mengajak bunda semua untuk merenungkan setiap hal yang kita lakukan. Setiap tanggal 22 Desember adalah ada peringatan besar untuk seorang ibu, dan itulah momentum yang sangat tepat untuk kita melihat pada diri kita, menilik hati nurani kita 'Ibu macam apakah kita?' Tak akan pernah rendah seseorang yang meminta maaf, begitu pula seorang ibu. Mari kita peluk erat sikecil, pandang matanya yang bening tanpa dosa dan katakan "Bunda minta maaf sayang", kemudian terus berusaha benahi diri. Karena sejatinya hidup adalah belajar.
Demikian sedikit yang ingin saya bagi semoga bermanfaat ya bun say...trimakasih.